Bab 8

998 Kata

Ramora tertawa dan langsung melepaskan genggaman nya, "Clarissa... Wanita yang di kagumi oleh Alban, kenapa kau takut sayang takut aku di sini ini bernegoisasi, jadi aku harap kita duduk tenang saja sampai kita mendapatkan kesepakatan."  "Maksudnya apa? Aku tidak ada urusan dengan. kau memang tidak jelas hanya bisa buat permasalahan yang ada seharusnya kau tidak melakukan itu jika kau ingin mendapatkan ketenangan." Ucap Clarissa. Ramora sangat kesan saat mendengarkan ucapan dari Clarissa, dia berusaha untuk menang agar jangan terlihat seperti orang yang sangat brutal. Dia memasangkan senyuman miringnya sambil berkata "tenang Clarissa, ingin mengobrol jangan emosi terlebih dulu. Di sana ada tempat duduk saja." Dan akhirnya mereka berdua duduk sambil bertatapan dengan tajam Clarissa yang

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN