Mendengar apa yang diucapkan oleh bundanya, Ardy langsung saja memeluk bundanya itu, “Bun, aku senang kok selama ini, meski kita harus hidup sederhana. Bunda jangan pernah menyalahkan diri bunda, Ardy bangga mempunyai ibu seperti bunda yang rela hidup susah, padahal dulunya bunda terbiasa hidup mewah. Ardy yakin itu semua bunda lakukan pasti karena alasan yang kuat.” “Ardy tidak merasa kehilangan kehidupan mewah seperti bunda, karena Ardy tidak pernah tahu rasanya hidup dalam kemewahan. Yang Ardy tahu, hanyalah Ardy memiliki seorang bunda yang sangat baik hati dan rela berkorban agar Ardy dapat hidup dan sekolah juga makan yang cukup seperti anak lainnya. Itu sudah cukup, bun. Kasih sayang dari bunda selama ini sudah merupakan kemewahan untuk Ardy bun,” ucap Ardy sambil terisak di pelukan

