Ardy menatap senang ke arah Bundanya, “Bunda juga dirawat di sini?, Bunda sakit apa?” tanya Ardy dengan cemas. Ia lalu berusaha bangkit dari duduknya di atas tempat tidur. Namun, Drake melarangnya. “Kamu masih sakit, tetap di situ aja, biar bunda yang mendatangi kamu.” Perintah Ardy. Ardy hanya pasrah saja dengan sikap daddy nya yang begitu protective. Dilihatnya bundanya kemudian berjalan menghampiri dirinya, diikuti oleh dua orang yang tidak dikenalnya. Wajah pria yang sudah tua itu terlihat mirip dengan daddy nya. Apakah mereka adalah kakek dan neneknya yang selama ini tidak pernah dilihatnya. Tania berada di dekat putranya sedang duduk, “Sayang, kamu sakit apa?, Tania lalu mengelus pipi putranya yang terlihat membiru dan ada tapak tangan, sepertinya putranya baru saja mendapat tampar

