Ardy mendatangi loket penjualan tiket bis dan Ia menyebutkan daerah tujuannya Jakarta. Setelah membayar dengan beberapa lembar rupiah, Ardy menunggu di bangku yang tersedia. Dalam hatinya Ardy merasa bersalah kepada bundanya, tidak memberitahukan keberangkatan nya ke Jakarta untuk mencari tahu asal usul dirinya. “Bun, maafkan Ardy sudah berbohong kepada Bunda dan pergi tanpa pamit,” ucap Ardy dalam hatinya. Tak lama berselang lama Bis yang akan membawa Ardy ke Jakarta telah siap meluncur. Ardy pun segera masuk ke dalam bis dan duduk di bagian belakang. Sementara itu, Rania sejak pagi hingga sekarang tidak dapat tenang dalam bekerja. Hatinya bimbang untuk memberitahukan kepada anak nya mengenai ayah kandungnya. Ia takut, Drake akan mengambil anak nya dan Jessica akan mencelakainya. Rania

