Sementara itu, Tania yang berganti nama menjadi Rania, meminta tolong kepada salah seorang tetangga mbah Minah untuk menjual perhiasan miliknya yang melekat di tubuhnya dan akan digunakannya sebagai modal untuk membuka usaha, karena Ia tidak tega membawa putranya yang masih bayi ke sawah. Rania merasa senang, ternyata uang hasil dari penjualan perhiasan miliknya lebih dari cukup baginya untuk memulai usahanya. Rania akan melupakan dari mana asalnya berada dan identitas aslinya. Ia merasa aman tinggal di sini, jauh dari mereka yang berniat jahat kepadanya. Meski harus hidup sederhana, asalkan Ia tidak berpisah dengan putranya, Tania merasa bahagia. Tania pun yakin, meski harus hidup sederhana jauh dari kemewahan Ia akan berhasil mendidik anaknya menjadi orang yang sukses. Di lain tempa

