Misi Rahasia

1490 Kata

Meilani duduk di kursi samping Lee Dae Jun dengan perasaan gugup bukan main. Dia tidak tahu apa yang akan dibicarakan Lee Dae Jun mengenai bosnya Jonathan Lee. Sampai saat ini, Lee Dae Jun belum angkat suaranya. "Ini masih sore, bisakah kita mampir dulu di restoran. Temani aku makan dulu!" ucap Lee Dae Jun mengajak Meilani. "Ma-maaf Pak. Saya rasa itu bukan ide bagus Pak," jawab Meilani dengan segan. "Kenapa?" tanya Lee Dae Jun menatap heran dengan penolakan Meilani. "Aku tidak mau menjadi bahan pembicaraan karyawan lain kalau saya makan dengan Bapak," ucap Meilani. Lee Dae Jun tertawa mendengarnya. Dia mengerti dan paham maksud Meilani. "Baiklah saya mengerti, tapi tidak akan ada yang tahu kalau kita hanya sekedar makan saja. Lagipula saya akan mengajakmu ke restoran yang tidak akan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN