Lamia memasuki tempat ini dengan santai. Ia dapat melihat beberapa orang dewasa yang sedang melatih kekuatannya dengan penuh semangat. Lamia masih belum mengetahui tempat ini punya siapa. Ia hanya penasaran karena tempat ini sangat banyak di bicarakan oleh orang-orang yang tadi ia temui. Tempat yang memang tidak terlalu besar tetapi bisa membuat sekitar puluhan orang. Lamia berjalan memasuki tempat ini sambil melihat kiri dan kanannya. Hingga langkah Lamia dihentikan oleh seorang pria dengan badan besar. Pria itu menatap Lamia dengan mata besarnya dari atas hingga bawah. "Kamu sepertinya salah tempat, dek. Pintu keluar di sebelah sana," ucap sang pria itu sambil menunjuk ke arah pintu keluar. "Enggak.. saya memang mau ke tempat ini, saya juga udah izin sama security di depan tadi."

