Season 2 (37)

1144 Kata

Beberapa hari kemudian Pukul 22.00 WIB Zahira terlihat cemberut karena suaminya belum juga pulang dari Pesantren. Sudah menunjukkan pukul sepuluh malam namun tidak ada tanda-tanda Zayn akan pulang. “Huhh.. Kak Zayn betah banget sih di Pesantren.” “Emang nggak rindu sama istrinya di rumah? Nggak tahu apa udah ditunggu dari tadi.” gerutu Zahira Zahira terlihat cemberut karena tidak melakukan apa-apa sejak tadi. Ia merasa bosan hanya menunggu kepulangan suaminya. Namun tiba-tiba terbesit sebuah ide di kepalanya. “Ide yang bagus.” celetuknya “Nanti kalau Kak Zayn pulang dia pasti terkejut melihatnya.” “Sekali-sekali boleh kali, ya.” Zahira terkekeh geli membayangkan respon suaminya. Zahira langsung bangun dan langsung menuju lemari untuk mengambil pakaian. Tangannya mengambil

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN