Tidak Boleh Ada Kegagalan

1711 Kata

Sejak kejadian semalam, aku benar-benar tak bisa tidur. Pikiranku terus teringat pada pembunuhan yang telah aku lakukan. Bahkan sekarang di saat pagi menjelang dan aku beserta Myesha dan Arsen tengah duduk bersama di meja makan, tetap saja pikiranku tertuju pada kejadian semalam. Berbeda denganku yang terus diteror rasa bersalah, rupanya Myesha tak merasakan perasaan yang sama. Wanita itu bersikap seperti biasa seolah tak pernah terjadi apa pun dan seolah kami tak pernah melakukan kejahatan semalam. “Ashley, kenapa tidak dimakan roti bakarnya?” Aku yang sedang melamun ini tersentak kaget karena mendengar pertanyaan yang mendadak dilontarkan oleh Arsen. “Aku tidak lapar,” sahutku karena memang aku tidak merasakan lapar sedikit pun. Mana mungkin aku merasa lapar di saat dalam bayanganku

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN