Mobil yang aku dan Myesha tumpangi kini berhenti di depan sebuah gedung pencakar langit, sangat tinggi hingga aku harus mendongak agar bisa melihat puncak gedungnya. “Tempat apa ini?” tanyaku, tentu ditujukan pada Myesha yang duduk di kursi kemudi dan membawaku ke tempat ini. “Ini namanya apartemen. Ya, semacam rumah yang bisa ditinggali manusia seperti kami. Di Atlantis pasti tidak ada tempat seperti ini kan makanya kau heran?” Aku mengangguk karena tentunya duniaku di bawah air dan di daratan ini sangat jauh berbeda. “Ya, memang tidak ada tempat seperti ini,” sahutku. “Huh, aku mengajakmu ke sini bukan bermaksud pamer atau ingin membuatmu takjub dengan kemewahan tempat ini, melainkan karena tugasmu selanjutnya berhubungan dengan apartemen ini.” “Memangnya apa yang harus aku lakukan?

