Mister Chandra sedang sibuk mengikuti rapat di luar. Kliennya kali ini meminta mereka untuk rapat di mall besar ibukota. Mister Chandra sudah terbiasa dengan rapat. Rapat sampai malam nyaris tengah malam pun akan dia lakukan. Terkadang dia harus menyesuaikan jadwal dengan kliennya agar kerja samanya berhasil. Kliennya juga banyak yang sangat sibuk hingga mereka harus melaksanakan rapat di atas jam sembilan malam. Dia menghela napas lelah. Klien ini sebenarnya bukan tipe yang dia suka. Bayaran tidak lancar, cerewet, sering terlambat. Tapi punya koneksi dekat dengan perusahaan yang diincarnya. Memang hidup itu tidak mudah. Saat ini dia sudah menunggu selama setengah jam. Orang itu belum juga muncul tapak kakinya. Mister Chandra melihat ke samping saat mendengar suara tawa kecil. Sepasang a

