Mister Chandra bisa merasakan tatapan Kak Indra menusuknya dari belakang. Sudah sejak mereka sampai di rumah sakit, Indra tidak berhenti menatapnya. Chandra belum berani membalas tatapannya dan memilih menghindarinya. Tapi dia tahu cepat atau lambat Kak Indra akan memberondongnya dengan pertanyaan. Setelah Asteria pingsan, Padmi menelpon ayahnya untuk mengirimkan polisi. Indra berdiri menjaga para penculik agar tidak kabur. Sementara Selene membantu Chandra membawa Asteria ke mobil. Selene tanpa ragu membuka baju Asteria untuk melihat lukanya. Memar hijau menuju ungu terbentuk di area tulang rusuknya. "Kurang ajar. Akan kubunuh mereka!" geram Selene marah. "Magnum, kita kesampingkan itu sekarang. Kau bawa Asteria ke rumah sakit. Aku dan Kak Indra akan berjaga di sini sampai polisi data

