Bab 15Perasaan * Araska sedang membaca buku di taman sekolah. Lembar demi lembar ia buka demi memenuhi hasrat ingin belajarnya. Araska persis seperti papanya, giat belajar. “Derajat seseorang itu bisa terangkat dengan adanya ilmu.” Papa Araska berucap suatu malam saat menemaninya tidur. Saat itu Araskatmasih kelas dua Sekolah Dasar, ia tak terlalu mengerti apa maksud papanya. Tapi, yang ia tahuia harus tetap belajar. Baginya dengan bergitu, berati Araska menjadi anak yang membanggakan karena mendengar nasehat sang papa. Saat Araska mulai bisa berpikir lebih dalam, ia melihat guru-gurunya. Mereka dihargai karena ilmu dan didikan yang dilakukan. Araska menyimpulkan satu hal yang menurutnya benar. Atau ketika sang papa mengatakan, bahwa seorang lelaki itu harus bisa melindungi. Awalnya

