Bab 21Lingkungan yang Tepat * Sepulang dari kampus, Araska tergesa-gesamembuka pintu kamar. Ia menghempaskan tas ranselnya ke di atas kasur. Lelaki itu ingin segera menuntaskan rasa penasarannya sedari tadi. Penasaran pada gadis yang dulu ia kenal begitu dekat, sering ia tolong, sampai-sampai gadis itu pernah tersesat pada kebaikannya. Ndri? Andri? Bagaimana bisa gadis itu berubah menjadi Andri. Pertanyaan itu kian menjadi-jadi di kepala Araska. Araska membuka laci nakas di samping tempat tidurnya. Ia mencari foto seorang gadis dekil korban dulu sering dibully teman sekelasnya. Fotoyang pernah ia ambil di datfar nama siswa kelasnya, dulu saat ia masih SMP. Untung saja waktu itu wali kelas menyuruhnya untuk membuat sebuah map yang berisi daftar nama siswa kelas mereka, beserta fotonya

