Bab 49Kembali? * “Jaz, kita jemput Milly ya.” Pagi. Hadi dan Ejaz sedang menyantap sarapan pagi. Lelaki itu menatap papanya, sedikit ragu untuk mengiyakan. Pun, semalam Ia bertanya pada adiknya. Milly tampak baik-baik saja di sana, membuat Ejaz merasa kasihan jika harus dipaksa pulang. Sejak Milly di rumah mama, Ejazsering datang menemui. Ia rindu cerwernya sang adik, juga merindukan mama yang telah lama tak tinggal di sisinya. Dengan berat hati, akhirnya Ejaz mengiyakan ajakan papanya. Meskipun tak bisa dibayangkan apa yang akan terjadi saat papa kembali bertemu dengan mama. * Hadi turun dari mobil bersama Ejazsetelah lelaki itu mematikan mesin mobilnya. Terlihat oleh mereka sebuah mobil berwarna silver diparkir di depan mereka. Hadi melangkah masuk ke halaman rumah yang lumayan l

