Bab 23. Berita yang Mengejutkan

1922 Kata

“Kalau begitu apakah salah jika aku juga jatuh hati pada wanita cantik sepertimu?” Matthew tersenyum miring, tatapannya tajam namun bermain-main, seakan membaca setiap gerak-gerik Beverly. Ia tahu wanita itu sudah mulai terpikat, terjerat dalam permainan yang baru saja ia mulai, meski bagi Matthew, ini semua hanya hiburan yang membosankan—karena pikirannya selalu tertuju pada satu nama: Aurora. Beverly menunduk, wajahnya memerah, pipinya bersemu hangat. “Kurasa… aku benar-benar menyukaimu,” gumamnya, suaranya hampir tak terdengar tapi cukup untuk membuat Matthew tersenyum puas. “Bukankah sudah kukatakan untuk mengikuti kata hatimu, Bev?” ucap Matthew, nadanya ringan, tapi setiap kata tersusun penuh kontrol. Beverly menatapnya, jantungnya berdebar, mengingat kembali kata-kata Matthew di

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN