Sudah sebulan berlalu sejak Aurora memutuskan menjaga jarak dengan Matthew. Hubungan suaminya dengan Beverly masih terus berjalan, dan pikirannya belum bisa menerima kenyataan itu sepenuhnya. Seperti kebiasaannya, Aurora bangun pagi-pagi sekali, sebelum cahaya matahari sepenuhnya menyinari kediaman, hanya untuk menghindari tatapan Matthew. Ia mencepol rambut panjangnya menjadi sanggul sederhana, kemudian menuruni ranjang dengan langkah perlahan, seakan takut membuat suara yang bisa membangunkan pria itu. Di kamar, Aurora mengenakan seragamnya dengan rapi. Setelah memastikan semuanya tertata, ia meraih snelli putihnya dan menggantungnya di lengan, lalu berjalan ke lift menuju ruang makan. Sarapannya sederhana—waffle hangat yang dilumuri madu dan segelas s**u putih. Tak ada semangat yang bi

