“Psst!” Aurora berbisik pelan, setengah menunduk di balik meja tamu. Ia melirik ke arah Earth yang duduk di lantai dengan mainannya, sama sekali tidak menggubris panggilannya. “Earthhh!” bisiknya lagi, kali ini lebih keras tapi tetap tanpa suara penuh. Anak itu masih saja sibuk dengan mobil-mobilannya. Aurora mendesah kecil, lalu melirik sekeliling. Tangannya meraih sendok perak di meja, lalu ia jatuhkan ke lantai dengan sengaja. Kling! Suara nyaring itu membuat Earth menoleh kaget. Aurora segera melambaikan tangan heboh, menyuruhnya mendekat. “Kenapa kau bersembunyi, Aunty?” tanya Earth polos, mengerutkan kening. “Ssst!” Aurora buru-buru menempelkan telunjuk di bibirnya. “Jangan keras-keras. Kalau Uncle Matt dengar, kita ketahuan.” Mata Earth langsung berbinar penuh semangat. Ia tah

