Who

1032 Kata

Pagi buta ketiganya meninggalkan penginapan. Berjalan keluar dari benteng besar yang menjadi pelindung warga desa Diehwi. Udara sejuk mengudara memberikan sensasi dingin menyentuh kulit. "Seharusnya kita memakai pakaian yang lebih tebal," sahut Lyden menatap hembusan asap yang keluar dari mulutnya. Mereka lupa lelaki itu belum pernah menerjang musim salju di gunung perbatasan. Dingin seperti bukan bandingan tentunya, dan kedua partner lama itu sudah terbiasa. Tepatnya tubuh mereka telah lebih kebal berhari-hari di hutan bersalju. Sekarang mereka juga menuju hutan. Simon belum pernah sesering ini masuk hutan, bahkan dalam hidupnya hanya saat dia kecil pernah berjelajah di tempat ini. Ingatkan kalau Simon itu orang yang pemalas, lebih baik rebahan daripada bepergian, dan sekarang semua

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN