PART 21

1983 Kata

Kanya tertidur lelap di ranjangnya. Sangking nyenyaknya dia tidur, dia bahkan tidak menyadari kehadiran seorang hantu di kamarnya.  Hantu anak kecil itu sedang menatap tajam ke arahnya. Matanya melotot menyeramkan, lingkaran hitam tebal di sekeliling matanya disertai kulit wajahnya yang pucat, membuat sosoknya terlihat semakin menyeramkan.  Dia menjahili Kanya dengan sedikit demi sedikit menggerakan selimut yang menyelimuti tubuhnya, tak ayal membuat selimut itu merosot seiring berjalannya waktu. Senyuman puas tersungging di bibir sang hantu ketika Kanya yang kedinginan mulai menggapai-gapai selimut yang kini hanya menutupi sampai pahanya. Kanya menarik selimut itu hingga menutupi tubuhnya lagi hingga mencapai d**a. Kedua matanya masih terpejam erat, tidurnya masih terus berlanjut.  Di

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN