Jomlo 13

940 Kata

*Happy reading* "Eh, mau kemana?" cegah Edo sambil mencekal tanganku, saat aku baru saja berbalik badan. Mau kaburlah! b**o banget, deh. Ya kali aku mau nari india. Mentang hujan gerimis "Lepas!" sentakku kasar, seraya meneruskan langkah secepat mungkin untuk menjauh dari sana. "Tunggu!" Edo masih berusaha mencegah kepergianku. Elah ... ngapa jadi kek sinetron ikan terbang gini, dah? Berasa istri ngedzolimi suamu aku tuh. "Kita harus bicara, Mi," pintanya kemudian, sambil menghalangi langkahku. Kan? Bahkan ucapannya aja sama persis kek di sinetron-sinetron. Okeh lah bang kalau gitu, lo jual gue kredit. "Bicara apa? Gak ada yang harus kita bicarakan lagi. Semuanya udah berakhir antara kita!" Kalau masalah ekting begini mah, aku udah khatam, gaes! Bukti nyatanya pas sama Pak pengac

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN