Jomlo 102 *Happy Reading* Aku hanya bisa membuang napas panjang dengan bahu turun. Saat melihat keberadaan koper di sudut ruangan, yang masih belum bertambah jumlahnya. Masih tetap dua biji. Ingat pake biji, bukan pcs. Satu biji koper besar isinya baju dan perlengkapan Alan semua. Satu biji lagi berisikan baju-bajuku, tapi yang di hadiahkan oleh dokter Karina dan kawan-kawannya. Baju-baju kurang bahan, ngelimpring tipis mengkhawatirkan. Alias 'Lingeriee'! Iya, benar! Satu koper besar itu isinya lingeriee semua. Dalam berbagai bentuk, model, dan warna. Aku saja sampai syok melihatnya semalam. Saking syoknya sampai kepikiran buat buka butik khusus baju-baju dinas malam para istri itu, setelah pulang ke Indonesia. Gila memang! Si Dokter Komplak benar-benar seniat itu membuat aku ga

