“Birzy! Kamu di dalam?” Birzy dan Bevi sontak menjauh dari posisi nyaman mereka. Bevi bergerak gelisah. Dia menatap Birzy yang juga kaget mendengar teriakan itu. “Itu siapa? Kamu janjian sama siapa?” Birzy tidak menjawab, terlalu kaget mendengar suara wanita yang terdengar dari arah luar. Dia menatap Bevi lalu menarik gadis itu. “Kamu ngumpet dulu, ya?” “Ngapain?” Bevi menarik tangannya. “Itu selingkuhan kamu? Atau aku yang selingkuhan kamu?” “Aduh!” Birzy menyugar rambutnya ke belakang. Dia menarik tangan Bevi agar gadis itu mau berkompromi. Sayangnya, dia terlambat. Ceklek.... Seseorang membuka pintu dari luar. Dia berdiri, menatap dua orang yang terlihat kaget melihat kedatangannya. Wanita itu mengernyit, melihat ada wanita lain di ruangan. “Kalian....” “Ma....” Birzy mendekati wa

