25 :: COKLAT

1203 Kata

Tok! Tok! Tok! Suara ketukan pintu membuat Putra yang baru saja merebahkan tubuh di kasur langsung terbangun, ia terburu membuka pintu. Ibunya datang dengan satu piring buah apel yang sudah dipotong-potong. “Lagi belajar ya?” tanya ibunya melihat ada buku yang terbuka dan lampu yang menyala di meja belajar. Putra menoleh, mengikuti arah pandang ibunya. “Engga, tadi cuma ngerjain tugas,” jawab Putra mempersilahkan ibunya masuk. Piring yang dibawanya ia letakan di meja sementara ia berkeliling mengintip tugas yang dimaksud putranya. “Emang ngerjain tugas bukan belajar?” “Beda bu, kalau belajar itu pake niat tapi kalau ngerjain tugas itu keterpaksaan yang harus dikerjakan,” balas Putra sekenanya. Ia memang tak merasa dirinya sedang belajar, meskipun dalam pengerjaan tugas pure pikirannya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN