Tok! Tok! Tok! "Siapa yang dateng jam segini?" gumam Kirana yang baru selesai mengganti pakaian. Rambutnya masih basah digelung handuk. Jam dinding baru menunjukan pukul enam. Masih terlalu pagi untuk bertamu. Kiran membukakan pintunya, menatap kaget seorang pria yang kini sudah berdiri di depannya. "Good morning, Bu." Putra menyapa dengan senyum cerianya. Pria itu mengenakan hoodie hitam sebagai luaran seragam dan ransel hitam besar berisi buku paket pelajaran hari ini. "Kamu ngapain dateng pagi-pagi banget kesini?" "Balas dulu sapaanku." "Astaga, oke good morning. Jadi mau ngapain kesini?" "Mau numpang sarapan, aku udah bawa bubur ayam dua porsi dan ada sepuluh tusuk sate usus, ampela dan telur. Ibu suka yang mana?" Kirana mengusap wajahnya frustasi. Baru kemarin ia mengijinkan Pu

