19

1713 Kata

Suasana di sebuah gedung tua itu terlihat sangat menegangkan. Pasalnya ada dua orang pria yang saat ini tengah dihajar habis-habisan oleh sekelompok orang. Tak tahu siapa yang di hajar, yang jelas di dekat mereka ada seorang pria kisaran umur 70tahun yang duduk sambil tersenyum menakutkan tengah melirik ke arah dua orang yang sedang dipukul tersebut. "Berhenti.!" perintahnya yang langsung diikuti oleh segerombolan orang tersebut. "Sekarang giliranku." pria tua itu mengambil pistol yang ada di atas meja di sampingnya dan mengarahkan pada dua pria yang sudah sekarat itu. "Am--ampun Tuan Joni, saya--"   Doorrr! Doorr!   Dua suara tembakan langsung menghentikan ucapan pria yang tengah memohon belas kasihan itu. Keduanya mendapatkan tembakan yang sama yaitu tengah keningnya. "Urus mayat

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN