Eps. 50. Memantapkan Keputusan

1552 Kata

Malam sudah cukup larut, tatkala sebuah kereta eksekutif berangkat dari stasiun terbesar di kota utama, menuju ke sebuah kota lainnya di provinsi seberang. Tampak seorang pria bersama seorang wanita duduk di dalam gerbong serta deretan kursi yang sama di kereta tersebut. Meski keduanya duduk bersebelahan, tetapi tidak terdengar ada obrolan di antara mereka. Kedua orang itu adalah Gyan dan Sukma. Setelah Sukma bercerita bahwa dirinya tidak memiliki tempat tinggal serta sanak saudara, Gyan berinisiatif menawarkan Sukma, untuk ikut pergi dan tinggal di kota asalnya. "Aku senang akhirnya kamu bersedia ikut bersamaku dan selanjutnya ikut tinggal di kota tempat tinggalku, Laras." Gyan menyaletuk, berusaha memecah kebekuan antara dirinya dengan Sukma yang saat itu duduk tanpa bersuara di sebel

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN