Menjelang malam, Alana yang telah selesai membuat sup untuk Arka dibuat terkejut oleh Rangga yang dengan enggan duduk di meja makan, sementara Mely mendekat padanya dan mengendus sayuran yang masih dalam wajan. “Makan, makaaaannn...! Kegiatan yang paling menyenangkan buatku adalah saat makaaaan...!” pekik Mely menyongsong Alana yang menyiapkan perlengkapan makan dan lauk pauk ke meja makan. Rangga mendengus diselingi tawa renyah, “Kayaknya lu tuh dalam mimpi juga makan doang pasti,” ledek Rangga yang membuat Mely mengangkat kedua jempolnya seraya mengunyah kerupuk dengan ramai. Sementara itu Mbok Darmi datang dengan tergopoh-gopoh seraya menggendong Arka. Arka yang melihat ayahnya segera turun dari gendongan dan memilih duduk bersama Rangga. Dan hal itu dimanfaatkan oleh Mbok Darmi untu

