"Mungkin Frans buta, masa pemuda setampan ini ditolak sebagai menantu sih." Sebagai tanggapan Barra tersenyum. "Panggil Oma saja, tidak perlu canggung. Masa iya sebentar lagi jadi cucu mantu tapi kaku." "Terimakasih Oma." Miranda mengangguk senang, kalau soal memilih sepertinya Bellvania adalah juaranya. Dapat calon setampan ini lagi, "Tadinya Oma mengajak Bellvania ikut tapi dia engga mau, katanya kan Oma yang mau ketemu bukan dia." Miranda memang tadi mengajak Bellvania ikut dengannya tapi ditolak mentah-mentah. "Oh iya, Oma juga bareng Dhabit kesini tapi dia pergi sama temennya sebentar. Pas Oma mau pulang nanti baru telepon dia," "Aku bisa antar Oma pulang, Dhabit mungkin sampai malam mengingat pertemuannya sangat penting." Miranda mengeleng, "tidak perlu, Dhabit ketemu temenn

