Setelah mengambil selimut kemudian ibu Iwan juga ikut rebahan di samping Joni .
Sambil menutupi tubuhnya dengan selimut .
Begitu juga Joni menutupi tubuhnya dengan selimut yang tadi di kasih oleh ibu Iwan .
Iwan yang sedari tadi sudah tidur pulas sampai mengorok .
Suasana pun masih remang remang cahaya lilin .
Ibu Iwan tiba tiba berbisik ke telinga Joni agar dia melepas celananya .
Joni pun langsung mengikuti arahan dari ibu Iwan .
Setelah celana nya Joni beserta celana dalam nya melorot tangan ibu Iwan mulai beraksi dengan mengocok punya Joni .
Ibu Iwan pun meminta tangan Joni untuk kembali beraksi di dia punya barang .
Joni langsung saja meraba itu punya ibu Iwan .
Setelah lama barang Joni semakin tegang .
Ibu Iwan yang sudah basah pun tidak kuasa menahan nafsunya .
Dia mulai menaiki tubuh Joni sambil berusaha memasukan barang Joni ke miliknya .
Tanpa kesusahan barang Joni pun amblas kedalam barang ibu Iwan .
Sambil menahan desahan ibu Iwan mulai bergoyang dengan pelan .
Dan sambil melihat Iwan yang tidur di sampingnya , takutnya Iwan terbangun .
Suasana yang dingin dan remang remang menambah hangat hubungan tubuh Joni dan ibu Iwan .
Cukup lama dengan posisi itu ternyata ibu Iwan sudah kembali merasakan nikmat yang begitu dalam yang memang sudah sangat lama sejak suaminya pergi merantau .
Joni yang tahu kalo ibu Iwan sudah lemas pun berbisik agar berganti posisi .
Kali ini Joni yang berada di atas tubuh ibu Iwan sambil bergoyang dengan pelan karena takut terdengar Iwan .
Sungguh permainan yang begitu menantang di saat itu .
Karena mereka nekat bersetubuh di samping anak dan juga teman sendiri .
Cukup lama Joni menahannya agar lebih lama menikmati permainan itu , namun dia tak kuasa menahan kenikmatan itu datang hingga akhirnya .
Crot .
Crot .
Keluarlah air hangat dari itu punya Joni sampai penuh di dalam milik ibu Iwan .
Joni pun ambruk di atas tubuh ibu Iwan .
Sesekali mencium bibir ibu Iwan , Joni melepas miliknya dan merapikan kembali celananya .
Ibu Iwan juga sama merapikan kembali .
Ibu Iwan bangun dan langsung menuju kamar mandi untuk mencuci dia punya barang .
Selesai dari kamar mandi ibu Iwan kembali rebahan di samping Joni .
Memang keadaan waktu itu masih listrik padam .
Jadi seakan menambah suasana semakin syahdu untuk bercinta .
Ibu Iwan pun masih meraba raba milik Joni dari luar celana .
Sambil menciumi bibir Joni .
Ibu Iwan merasa dia sedang jatuh cinta lagi dan bisa di bilang puber ke dua .
Malam pun semakin larut .
Jam menunjuk pukul 23:00 .
Akhirnya listrik pun menyala .
Kebetulan Joni juga belom tertidur hanya sambil memejamkan mata saja .
Begitu juga dengan ibu Iwan yang sedari tadi masih asik meraba punya Joni di balik selimut.
Iwan pun terbangun dan pindah ke kamar .
Sebelum itu Iwan coba membangunkan ibunya namun sang ibu berpura pura terlelap .
Iwan pun masuk ke kamar tanpa memperdulikan ibu nya yang masih tertidur di samping Joni tanpa ada pikiran negatif .
Iwan masuk ke kamar dan seperti biasa dia langsung mengunci pintu .
Joni yang mengetahui Iwan masuk pun tersenyum kepada ibu Iwan .
Ibu Iwan pun sama ,,dan dia langsung membuka semua daster hingga sekarang ibu Iwan telanjang .
Joni yang melihat itu pun ikut telanjang .
Permainan pun di mulai kali ini ibu Iwan dan Joni beradegan 69 .
Sebagai pemanasan , meskipun keduanya baru saja menyelesaikan permainan pertama dengan pelan pelan .
Joni yang baru saja pertama kali melakukan adegan ini pun bingung di suguhi barang milik ibu Iwan .
Ibu Iwan pun memaklumi nya dan dia mengarahkan Joni agar mau menjilati barang nya .
Joni pun mengikuti instruksi dari ibu Iwan .
Keduanya pun sekarang semakin beringas .
Saling memberi kasih sayang meski jarak umur jauh namun tidak dalam hal kepuasan .
Semakin malam semakin panas permainan mereka berdua .
Setelah pemanasan di rasa sudah cukup kini ibu Iwan mulai beraksi , dia langsung duduk di atas barang Joni dan memasukannya ke dalam barang nya .
Ibu Iwan pun mulai bergoyang seperti penari ular .
Joni hanya bisa meremas buah d**a ibu Iwan dari bawah sambil menikmati goyangan ibu Iwan .
Entah sudah berapa kali ibu Iwan keluar ,,, yang jelas dia terlalu haus akan nafsu yang lama terpendam .
Kali ini giliran Joni yang berada di atas tubuh ibu Iwan .
Dia melakukan tugasnya dengan sangat bersemangat .
Ibu Iwan pun hanya bisa mendesah nikmat .
Sambil sesekali berciuman .
Keringat pun membasahi tubuh mereka berdua walau pun suasana sedang dingin .
Beberapa kali mereka berganti gaya ,,
Hingga akhirnya Joni sudah tak kuasa menahan kenikmatan itu .
Crot .
Crot .
Cairan Joni masuk ke lubang milik ibu Iwan yang sudah basah sekali .
Keduanya pun langsung ambruk di kasur lantai .
Sambil masih lemas mereka berciuman merasakan kepuasan bersama .
Masih bertelanjang bulat ibu Iwan dan Joni saling berpelukan .
Setelah merasa hilang capeknya ibu Iwan pun bergegas memakai dasternya kembali dan Joni pun juga memakai pakaiannya .
Ibu Joni langsung menuju kamar mandi untuk membersihkan barangnya .
Joni yang sudah merasa sangat lemas pun akhirnya tertidur .
Ibu Iwan pun juga langsung masuk ke kamar dan tidur.
Malam menjelang pagi .
Waktu itu menunjukan pukul 04:00
Ibu Iwan ternyata sudah terbangun dan langsung menuju ke Joni yang tertidur di ruang keluarga .
Seakan belum puas ibu Iwan membuka resleting celana Joni dan menurunkan beserta celana dalamnya .
Ibu Iwan langsung mengocok dan sesekali melahap habis barang Joni ke mulutnya .
Joni pun belum tersadar dari tidurnya karena memang mungkin terlalu capek .
Namun ibu Iwan tidak mau tau karena memang ibu Iwan orang yang hiper .
Ibu Iwan pun langsung menaiki tubuh Joni dan memasukannya barang Joni .
Kali ini ibu Iwan hanya memakai daster saja dan tidak memakai Daleman .
Ibu Iwan yang masih kurang pun terus bergoyang meski Joni belum terbangun dari tidurnya .
Lama kelamaan Joni pun tersadar karena goyangan ibu Iwan.
Ibu Iwan yang tau hanya tersenyum sambil tangannya menutupi mulut Joni agar tidak bersuara .
Akhirnya permainan pun selesai karena keduanya sudah keluar bersama sama .
Joni yang masih lemas dan pegal di seluruh tubuh pun tertidur kembali .
Sedangkan ibu Iwan melanjutkan untuk memasak nasi dan sayur untuk mereka sarapan nanti.
Pagi harinya .
Jam sudah menunjuk pukul 8 pagi .
Namun Joni masih tertidur .
Sedangkan Iwan sudah bangun dari tadi .
Iwan pun tidak membangunkan Joni karena kasihan .
Sedangkan ibu Iwan sedang melakukan kegiatan sehari hari yaitu mencuci baju ngepel dan menyapu .
Ibu Iwan pun membiarkan Joni masih tertidur karena dia tau pasti sangat capek Joni melayaninya semalam .
Jam pun menunjuk pukul 09:30 .
Joni pun terbangun dari tidurnya .
Dia melihat matahari yang sudah memancarkan sinarnya dengan terangnya pertanda sudah siang .
Lalu dia menuju kamar mandi dan langsung mandi .
Agar tubuhnya kembali segar .
Selesai mandi Joni sudah di sambut Iwan dan ibunya di ruang keluarga .
Joni yang sudah di siapkan minuman hangat oleh ibu Iwan langsung meminumnya dan memakan makanan ringan yang ada di toples .
Iwan pun hanya tersenyum melihat kelakuan Joni yang baru terbangun dari tidurnya .
Setelah itu Joni pun di ajak sarapan bareng sebelum pulang .
Joni pun pamit pulang dengan senyum gembira .
Karena ibu Iwan sudah memberikan sesuatu yang sangat berharga baginya untuk di rasakan .
Hari hari pun berganti .
Lima hari sudah Joni di rumah karena memang sedang ada hajatan di rumah neneknya .
Jadi Joni tidak bisa bermain keluar karena harus menjaga rumah nya .
Sebenarnya Joni sudah kangen dengan ibu Iwan .
Baru beberapa hari saja tidak berjumpa seolah kangen melanda hati Joni .
Joni merasa dia sudah jatuh cinta dengan ibu Iwan ,, meski umur yang terlalu jauh berbeda namun Joni merasa nyaman saat berada di pelukan ibu Iwan .
Beberapa hari kemudian .
Joni pun bermain ke rumah ibu Iwan .
Di sana ada sebuah mobil yang terparkir di depan rumah Iwan .
Joni pun penasaran jangan jangan ayah Iwan sudah balik dari perantauan nya .
Benar apa yang di pikirkan oleh Joni ternyata ayah Iwan pulang .
Joni pun menyapa ayah dan ibu Iwan yang sedang duduk di depan rumah .
Joni : permisi ibu dan om ,,Iwan ada
Ayah Iwan : ada tuh di kamar de .
Ibu Iwan : ini Joni yah yang suka main ke sini temen Deket Iwan .
Ayah Iwan : oh Joni ,,,masuk aja Jon .
Joni : iya om .
Joni pun seperti di rumah sendiri langsung masuk ke kamar Iwan .
Mereka berdua pun asik mengobrol .
Iwan menceritakan bahwa ayahnya sudah pulang dari kemarin ke Joni .
Dan mungkin berangkatnya lagi bisa dua Minggu lagi .
Joni pun sempet berpikir .
Haduh bisa lama nih tidak mendapat jatah dari ibu Iwan .
Sesampai sore pun Joni pamit pulang .
Bersambung !