*Tukang Kredit* bab 2

1481 Kata
Setelah mengambil selimut kemudian ibu Iwan juga ikut rebahan di samping Joni . Sambil menutupi tubuhnya dengan selimut . Begitu juga Joni menutupi tubuhnya dengan selimut yang tadi di kasih oleh ibu Iwan . Iwan yang sedari tadi sudah tidur pulas sampai mengorok . Suasana pun masih remang remang cahaya lilin . Ibu Iwan tiba tiba berbisik ke telinga Joni agar dia melepas celananya . Joni pun langsung mengikuti arahan dari ibu Iwan . Setelah celana nya Joni beserta celana dalam nya melorot tangan ibu Iwan mulai beraksi dengan mengocok punya Joni . Ibu Iwan pun meminta tangan Joni untuk kembali beraksi di dia punya barang . Joni langsung saja meraba itu punya ibu Iwan . Setelah lama barang Joni semakin tegang . Ibu Iwan yang sudah basah pun tidak kuasa menahan nafsunya . Dia mulai menaiki tubuh Joni sambil berusaha memasukan barang Joni ke miliknya . Tanpa kesusahan barang Joni pun amblas kedalam barang ibu Iwan . Sambil menahan desahan ibu Iwan mulai bergoyang dengan pelan . Dan sambil melihat Iwan yang tidur di sampingnya , takutnya Iwan terbangun . Suasana yang dingin dan remang remang menambah hangat hubungan tubuh Joni dan ibu Iwan . Cukup lama dengan posisi itu ternyata ibu Iwan sudah kembali merasakan nikmat yang begitu dalam yang memang sudah sangat lama sejak suaminya pergi merantau . Joni yang tahu kalo ibu Iwan sudah lemas pun berbisik agar berganti posisi . Kali ini Joni yang berada di atas tubuh ibu Iwan sambil bergoyang dengan pelan karena takut terdengar Iwan . Sungguh permainan yang begitu menantang di saat itu . Karena mereka nekat bersetubuh di samping anak dan juga teman sendiri . Cukup lama Joni menahannya agar lebih lama menikmati permainan itu , namun dia tak kuasa menahan kenikmatan itu datang hingga akhirnya . Crot . Crot . Keluarlah air hangat dari itu punya Joni sampai penuh di dalam milik ibu Iwan . Joni pun ambruk di atas tubuh ibu Iwan . Sesekali mencium bibir ibu Iwan , Joni melepas miliknya dan merapikan kembali celananya . Ibu Iwan juga sama merapikan kembali . Ibu Iwan bangun dan langsung menuju kamar mandi untuk mencuci dia punya barang . Selesai dari kamar mandi ibu Iwan kembali rebahan di samping Joni . Memang keadaan waktu itu masih listrik padam . Jadi seakan menambah suasana semakin syahdu untuk bercinta . Ibu Iwan pun masih meraba raba milik Joni dari luar celana . Sambil menciumi bibir Joni . Ibu Iwan merasa dia sedang jatuh cinta lagi dan bisa di bilang puber ke dua . Malam pun semakin larut . Jam menunjuk pukul 23:00 . Akhirnya listrik pun menyala . Kebetulan Joni juga belom tertidur hanya sambil memejamkan mata saja . Begitu juga dengan ibu Iwan yang sedari tadi masih asik meraba punya Joni di balik selimut. Iwan pun terbangun dan pindah ke kamar . Sebelum itu Iwan coba membangunkan ibunya namun sang ibu berpura pura terlelap . Iwan pun masuk ke kamar tanpa memperdulikan ibu nya yang masih tertidur di samping Joni tanpa ada pikiran negatif . Iwan masuk ke kamar dan seperti biasa dia langsung mengunci pintu . Joni yang mengetahui Iwan masuk pun tersenyum kepada ibu Iwan . Ibu Iwan pun sama ,,dan dia langsung membuka semua daster hingga sekarang ibu Iwan telanjang . Joni yang melihat itu pun ikut telanjang . Permainan pun di mulai kali ini ibu Iwan dan Joni beradegan 69 . Sebagai pemanasan , meskipun keduanya baru saja menyelesaikan permainan pertama dengan pelan pelan . Joni yang baru saja pertama kali melakukan adegan ini pun bingung di suguhi barang milik ibu Iwan . Ibu Iwan pun memaklumi nya dan dia mengarahkan Joni agar mau menjilati barang nya . Joni pun mengikuti instruksi dari ibu Iwan . Keduanya pun sekarang semakin beringas . Saling memberi kasih sayang meski jarak umur jauh namun tidak dalam hal kepuasan . Semakin malam semakin panas permainan mereka berdua . Setelah pemanasan di rasa sudah cukup kini ibu Iwan mulai beraksi , dia langsung duduk di atas barang Joni dan memasukannya ke dalam barang nya . Ibu Iwan pun mulai bergoyang seperti penari ular . Joni hanya bisa meremas buah d**a ibu Iwan dari bawah sambil menikmati goyangan ibu Iwan . Entah sudah berapa kali ibu Iwan keluar ,,, yang jelas dia terlalu haus akan nafsu yang lama terpendam . Kali ini giliran Joni yang berada di atas tubuh ibu Iwan . Dia melakukan tugasnya dengan sangat bersemangat . Ibu Iwan pun hanya bisa mendesah nikmat . Sambil sesekali berciuman . Keringat pun membasahi tubuh mereka berdua walau pun suasana sedang dingin . Beberapa kali mereka berganti gaya ,, Hingga akhirnya Joni sudah tak kuasa menahan kenikmatan itu . Crot . Crot . Cairan Joni masuk ke lubang milik ibu Iwan yang sudah basah sekali . Keduanya pun langsung ambruk di kasur lantai . Sambil masih lemas mereka berciuman merasakan kepuasan bersama . Masih bertelanjang bulat ibu Iwan dan Joni saling berpelukan . Setelah merasa hilang capeknya ibu Iwan pun bergegas memakai dasternya kembali dan Joni pun juga memakai pakaiannya . Ibu Joni langsung menuju kamar mandi untuk membersihkan barangnya . Joni yang sudah merasa sangat lemas pun akhirnya tertidur . Ibu Iwan pun juga langsung masuk ke kamar dan tidur. Malam menjelang pagi . Waktu itu menunjukan pukul 04:00 Ibu Iwan ternyata sudah terbangun dan langsung menuju ke Joni yang tertidur di ruang keluarga . Seakan belum puas ibu Iwan membuka resleting celana Joni dan menurunkan beserta celana dalamnya . Ibu Iwan langsung mengocok dan sesekali melahap habis barang Joni ke mulutnya . Joni pun belum tersadar dari tidurnya karena memang mungkin terlalu capek . Namun ibu Iwan tidak mau tau karena memang ibu Iwan orang yang hiper . Ibu Iwan pun langsung menaiki tubuh Joni dan memasukannya barang Joni . Kali ini ibu Iwan hanya memakai daster saja dan tidak memakai Daleman . Ibu Iwan yang masih kurang pun terus bergoyang meski Joni belum terbangun dari tidurnya . Lama kelamaan Joni pun tersadar karena goyangan ibu Iwan. Ibu Iwan yang tau hanya tersenyum sambil tangannya menutupi mulut Joni agar tidak bersuara . Akhirnya permainan pun selesai karena keduanya sudah keluar bersama sama . Joni yang masih lemas dan pegal di seluruh tubuh pun tertidur kembali . Sedangkan ibu Iwan melanjutkan untuk memasak nasi dan sayur untuk mereka sarapan nanti. Pagi harinya . Jam sudah menunjuk pukul 8 pagi . Namun Joni masih tertidur . Sedangkan Iwan sudah bangun dari tadi . Iwan pun tidak membangunkan Joni karena kasihan . Sedangkan ibu Iwan sedang melakukan kegiatan sehari hari yaitu mencuci baju ngepel dan menyapu . Ibu Iwan pun membiarkan Joni masih tertidur karena dia tau pasti sangat capek Joni melayaninya semalam . Jam pun menunjuk pukul 09:30 . Joni pun terbangun dari tidurnya . Dia melihat matahari yang sudah memancarkan sinarnya dengan terangnya pertanda sudah siang . Lalu dia menuju kamar mandi dan langsung mandi . Agar tubuhnya kembali segar . Selesai mandi Joni sudah di sambut Iwan dan ibunya di ruang keluarga . Joni yang sudah di siapkan minuman hangat oleh ibu Iwan langsung meminumnya dan memakan makanan ringan yang ada di toples . Iwan pun hanya tersenyum melihat kelakuan Joni yang baru terbangun dari tidurnya . Setelah itu Joni pun di ajak sarapan bareng sebelum pulang . Joni pun pamit pulang dengan senyum gembira . Karena ibu Iwan sudah memberikan sesuatu yang sangat berharga baginya untuk di rasakan . Hari hari pun berganti . Lima hari sudah Joni di rumah karena memang sedang ada hajatan di rumah neneknya . Jadi Joni tidak bisa bermain keluar karena harus menjaga rumah nya . Sebenarnya Joni sudah kangen dengan ibu Iwan . Baru beberapa hari saja tidak berjumpa seolah kangen melanda hati Joni . Joni merasa dia sudah jatuh cinta dengan ibu Iwan ,, meski umur yang terlalu jauh berbeda namun Joni merasa nyaman saat berada di pelukan ibu Iwan . Beberapa hari kemudian . Joni pun bermain ke rumah ibu Iwan . Di sana ada sebuah mobil yang terparkir di depan rumah Iwan . Joni pun penasaran jangan jangan ayah Iwan sudah balik dari perantauan nya . Benar apa yang di pikirkan oleh Joni ternyata ayah Iwan pulang . Joni pun menyapa ayah dan ibu Iwan yang sedang duduk di depan rumah . Joni : permisi ibu dan om ,,Iwan ada Ayah Iwan : ada tuh di kamar de . Ibu Iwan : ini Joni yah yang suka main ke sini temen Deket Iwan . Ayah Iwan : oh Joni ,,,masuk aja Jon . Joni : iya om . Joni pun seperti di rumah sendiri langsung masuk ke kamar Iwan . Mereka berdua pun asik mengobrol . Iwan menceritakan bahwa ayahnya sudah pulang dari kemarin ke Joni . Dan mungkin berangkatnya lagi bisa dua Minggu lagi . Joni pun sempet berpikir . Haduh bisa lama nih tidak mendapat jatah dari ibu Iwan . Sesampai sore pun Joni pamit pulang . Bersambung !
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN