*Tukang Kredit* bab 2 episode 2

1275 Kata
Setelah pulang dari rumah Iwan . Joni dengan perasaan kecewa pun langsung menuju ke kamarnya dan langsung tidur . Keesokan harinya ! Joni pun dengan aktifitas yang sama yaitu membantu ibu dan ayahnya . Dengan agak bermalas malas Joni membantu orang tuanya karena sudah beberapa hari tidak bisa meluapkan nafsu nya ke ibu Iwan . Joni yang masih terbayang ibu Iwan pun hanya bisa memendam rasa kangen nya itu. Beberapa hari kemudian . Joni pun bersekolah seperti biasa . Di saat jam istirahat seperti biasa Joni dan Iwan ke kantin bareng untuk membeli makanan . Iwan pun bercerita bahwa nanti malam ayah dan ibunya mau mengadakan bakar Bakaran . Iwan mengajak Joni untuk ikut bersama keluarganya . Joni yang masih kecewa dengan pulangnya ayah Iwan pun mengiyakan ajakan Iwan untuk ikut dalam acara bakar Bakaran nanti malam di rumahnya . Kebetulan besok pagi juga libur sekolah . Setalah pulang sekolah Joni membantu ibunya ke kebun untuk mencari kayu bakar . Sore itu pun tiba . Joni bergegas mandi dan setelah itu dia berganti pakaian dan tidak lupa menggunakan parfum di tubuhnya agar wangi . Sesudah Maghrib Joni pun berangkat ke rumah Iwan ,,karena janjiannya jam segitu . Sesampai di rumah Iwan ada beberapa teman teman Joni juga datang karena memang di undang oleh Iwan dan keluarganya . Acara bakaran pun belom di mulai ,,ibu dan ayah Iwan masih sibuk menyiapkan segala keperluan . Ibu Iwan masih sibuk meracik bumbu untuk ayam yang nanti di bakar serta memasak nasi untuk nanti makan bersama . Sedang ayah Iwan masih sibuk menyiapkan tempat panggangan . Iwan dan Joni beserta teman teman yang lain juga ikut membantu membersihkan ayam yang akan di bakar nanti . Hingga saat acara pun di mulai . Sambil menyalakan musik bakar Bakaran pun di mulai ,, kali ini bapak Iwan yang sibuk menjadi koki . Joni dan teman teman membersihkan tempat yang akan di gunakan untuk makan bersama . Joni pun selalu mencuri curi pandang ke pada ibu Iwan . Ternyata ibu Iwan juga mencuri pandang ke Joni . Jika keduanya saling memandang hanya senyuman yang mereka lakukan . Acara pun di mulai . Ayam bakar yang tadi sudah matang di sajikan di atas daun pisang beserta nasi dan sambal di hiasi lalapan . Tidak lupa sebelum makan bersama ayah Iwan memimpin doa bersama . Acara makan bersama pun di mulai . Sambil makan mereka pun kadang bercanda tawa bersama . Ayah Iwan pun ikut bercanda , begitu juga ibu Iwan . Makan makan pun semakin meriah karena di iringi musik . Sesudah makan bersama Joni dan teman temannya pun ikut membantu merapikan bekas mereka makan . Ibu Iwan yang sedang mencuci gelas dan bekas mereka makan . Ayah Iwan merapikan tempat yang tadi untuk Bakaran . Semua sibuk dengan kegiatan masing masing . Joni kebetulan di suruh Iwan untuk membantu ibu nya di dapur . Joni pun langsung membantu ibu Iwan di dapur . Sambil mengobrol ibu Iwan dan Joni pun seperti dua insan yang sedang jatuh cinta mencuri curi kesempatan untuk berciuman sambil melihat kondisi di luar . Ayah Iwan pun tak pernah curiga dengan Joni . Selesai membantu ibu Iwan di dapur Joni kembali bersama Iwan dan teman teman yang lain . Mereka saling mengobrol dan bercanda tawa . Ayah Iwan yang kelihatan capek pun berpamitan kepada Joni dan teman teman untuk tidur duluan . Ibu Iwan yang masih sibuk di dapur sambil terkadang memperhatikan Joni . Suasana malam itu pun sangat asik . Malam pun semakin larut . Waktu menunjukan pukul 22:30 . Namun Joni dan teman teman belum merasa mengantuk . Iwan yang dari dulu memang jarang begadang agak sedikit mengantuk namun bisa dia tahan . Iwan menyuruh teman teman dan Joni agar menginap saja di rumahnya karena memang sudah larut malam dan jangan ga rumah mereka jauh . Teman teman Joni pun setuju untuk menginap di rumah Iwan . Ibu Joni pun menyiapkan kasur lantai di ruang keluarga untuk Joni dan teman teman nya tidur . Malam pun semakin dingin . Karena jam menunjukan pukul 23:30 . Iwan ,,Joni dan teman teman pun pindah ke ruang keluarga untuk tiduran bersama . Namun kali ini Iwan berpamitan kepada teman temannya untuk langsung tidur di kamar . Joni dengan ke empat teman nya itu pun tiduran di kasur lantai yang sudah di sediakan oleh ibu Iwan sedari tadi . Teman teman Joni pun tertidur dengan pulas nya . Joni yang masih terjaga hanya bisa membayangkan seandainya ibu Iwan malam ini mau ngasih jatah kepadanya . Joni pun sampai pukul 01:00 masih belum bisa untuk tidur . Dia gelisah sekali karena keinginan nya belum terkabul dari seminggu yang lalu yaitu bisa menyetubuhi ibu Iwan . Joni pun beralih ke sofa karena teman Joni ada yang mengorok kalo tidur . Menambah susah tidur Joni lagi . Di saat sedang membayangkan ibu Iwan batang Joni pun berdiri . Dia kocok sendiri dari balik selimutnya . Tiba tiba terdengar pintu kamar terbuka . Dan suara berjalan ke arah kamar mandi . Joni pun berpikir apakah itu ibu Iwan ? Setelah itu ada yang mendekat ke sofa dan ternyata benar itu adalah ibu Iwan . Joni pun berpura pura memejamkan matanya . Ibu Iwan tau kalo di sofa adalah Joni meski di gelap lampu . Ibu Iwan pun mencoba membangunkan Joni . Joni yang memang belum tertidur pun terbangun . Ibu Iwan membisikan ke Joni untuk pindah ke ruang dapur . Sambil berjalan pelan pelan dan melihat teman temannya yang tertidur Joni pun beranjak ke ruang dapur bareng ibu Iwan . Ibu Iwan ternyata juga sedari tadi belum tertidur . Ibu Iwan menyuruh Joni duduk dan membuka celana dan CD nya ke bawah . Dengan hanya mengenakan daster tanpa celana dalam langsung naik ke pangkuan Joni sambil memasukan batang Joni . Ibu Iwan pun bergoyang di atas Joni sambil memperhatikan suasana pintu kamarnya karena siapa tahu suaminya terbangun dan keluar kamar mencarinya . Joni pun sama sambil menikmati goyangan ibu Iwan memperhatikan ruang keluarga yang di sana ada teman temannya yang sedang tertidur takut ada yang bangun . Permainan pun di lakukan dengan cepat karena khawatir ada yang melihat . Cuma 5 menit saja batang Joni pun mengeluarkan cairan kentalnya di dalam milik ibu Iwan . Ibu Iwan pun sama dan kemudian ibu Iwan beranjak berdiri dan menyuruh Joni merapikan celananya kemudian di suruh kembali ke sofa untuk tidur . Ibu Iwan pun ke kamar mandi membersihkan anunya dan kembali ke kamarnya . Joni pun merasa lega karena sudah terwujud apa yang di inginkan Joni dari kemarin . Memang ada perasaan deg degan ,,karena khawatir ada yang melihat Joni sedang bercinta dengan ibu Iwan . Akhirnya Joni pun tertidur . Pagi harinya . Joni dan teman teman terbangun dan langsung mengantri untuk ke kamar mandi membasuh muka . Setelah itu mereka pun berpamitan untuk pulang . Hari hari pun berlalu . Perselingkuhan ibu Iwan dan Joni pun masih di lakukan . Meski ada ayah Iwan ,,Joni dan ibu Iwan pun bisa melakukan hubungan intim meski mencuri waktu dan dengan terburu buru melakukannya . Memang kadang tidak puas tapi itu menambah gairah yang lebih tinggi di banding suasana tanpa ayah Iwan . Mungkin sudah 3 bulan lebih Joni dan ibu Iwan melakukan hubungan intim secara sembunyi sembunyi . Pernah saat itu ibu Iwan berbicara tentang suaminya ke pada Joni . Bahwa ayah Iwan itu cepat keluar saat berhubungan badan dengan ibu Iwan . Jadi ibu Iwan merasa kurang puas . Yang menyebabkan dia mau melakukan hubungan dengan Joni . Joni memang terkadang merasa bersalah kepada Iwan dan ayahnya . Namun mau apa lagi , Joni juga sudah terlanjur jatuh cinta ke ibu Iwan . Bersambung !
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN