" ... Chairey, mana jawabanku? Kau menerimaku, 'kan? Kau menerimaku jadi kekasihmu, 'kan?" "Apa?" Chairey dan Zen sama-sama menatap ke arah Joan dengan tatapan mata tidak percaya. Sementara Joan menatap Chairey dengan tatapan penuh tuntutan, wajah Joan yang biasanya terlihat ramah dan berwibawa kini tampak marah dan penuh rasa benci. Tatapan matanya dingin, terutama saat ia menatap ke arah Zen yang ada di sebelah Chairey, rasa benci Joan pada Zen sudah tidak lagi terbendung. "Kak Joan, aku minta maaf, untuk jawabannya aku ...." Chairey menundukkan kepala, wajah gadis manis yang selalu membuat Zen senang ini tampak kuyu dan tersirat rasa bersalah yang mendalam. Zen tahu jika Joan adalah pria yang selalu menjaga Chairey mengingat Chairey yang tinggal sendirian, dibandingkan dengan dirinya

