Page 54 - Reveal

1959 Kata

"Selamat pagi Zen, bagaimana tidurnya? Apa kepalanya masih sakit?" Chairey membuka pintu kamar Zen dengan wajah tersenyumnyaz meski masih tersirat penuh kekhawatirannya mnegingat ia yang melihat dengan matanya sendiri saat Zega tersungkur dan kesakitan. Zega menatap ke arah Chairey yang baru saja masuk ke dalam kamarnya, Zega sudah bangun sejak tadi, sejujurnya ia sudah tidak bisa tidur sejak pukul empat pagi. Ia yakin betul jika Rei memukulnya dan membuatnya tidak sadarkan diri, tetapi ia tidak temukan cukup bukti untuk menyatakan hal tersebut pada orang-orang. Berbicara tanpa bukti sama saja berperang dengan diri sendiri, terutama Rei dikenal sebagai kawan baik Zen, adalah hal yang sangat tidak mungkin dipercaya jika Rei sampai melakukan hal-hal berupa kekerasan pada Zen. Zega tersenyum

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN