Page 62 - Sydney

1451 Kata

"Jadi, Sydney akan tinggal di sini sementara dengan kita? Itu ide bagus, sejak kau bilang jika Kakak laki-lakinya adalah Deaz, aku jadi khawatir. Dia meminta pindah bukan karena Deaz memperlakukannya dengan buruk, 'kan?" Zen menatap Rei dengan tatapan lurus sembari membersihkan senjata yang ia punya. Rei menggeleng perlahan dengan senyum kikuknya. Tadinya dia ingin mengatakan semua hal pada Zen, tetapi jika mengingat bagaimana Zen ajan bereaksi tentang sikap Deaz terhadap Syd, Rei mengurungkan niatnya dan memutuskan diam saja. "Tidak, tidak begitu. Deaz memang kriminal dan bukan Kakak yang baik, tapi Sydney ingin pindah kali ini bukan karena Deaz memperlakukannya dengan buruk, Sydney hanya ingin serius denganku dan lebih tahu tentangku. Aku juga merasa buruk jika terus-terusan berbohong

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN