"Iya benar! Akhirnya kau ingat juga aku siapa, astaga Rei! Jahat sekali sampai lupa padaku begitu saja, aku saja tidak lupa pada wajahmu dan pada wajah Zen. Bagaimana kau bisa lupa padaku?" Sydney memasang wajah cemberutnya lalu memukul d**a Rei perlahan. Rei masih menatap gadis di hadapannya tidak percaya, Rei benar-benar tidak menyangka jika gadis yang selalu ia ejek dengan sebutan kumal sudah jadi secantik ini. "Haha, maaf, maaf. Aku tidak menyangka kalau itu kau Syd, sungguh! Kau punya banyak perubahan, banyak sekali malah. Lihat wajahmu, lihat penampilanmu, kau cantik sekali! Karena itu aku bilang aku tidak punya kenalan model. Aku tidak bercanda saat aku bilang kau mirip dengan model. Apa saja yang kau lakukan selama ini? Apa kau bekerja di industri kecantikan? Ah! Ayo bicara sambil

