18. Maafkan Aku Ayah

2153 Kata

"Maafkan aku Ayah! Hiks...hiks... Maaf," lirih Rena. "Ayah sudah memaafkanmu sayang, seharusnya Ayah yang meminta maaf kepadamu. Maafkan Ayah ya nak,"    Ayah Andi menghapus air mata Rena. Kemudian mengelus pipi Rena. Rena pun tersenyum menatap wajahnya. Di ruangan itu kini hanya ada Rena, Adnan dan Tania. Sementara yang lain sudah pulang.         Tania menyuruh Rena untuk pulang dan berganti pakaian akan tetapi dia tidak mau. Dia ingin menemani Ayahnya. Lantas Ayah Andi pun membujuknya untuk pulang. "Putri, pulanglah nak! Kasihan Adnan dia sekarang sudah menjadi suamimu. Kamu harus patuh kepada Adnan," ucap Andi. "Emh ... tapi aku ingin menemani Ayah," "Ada Tania yang menemani Ayah. Sekarang kamu pulang ya nak, kasihan Adnan dia ingin istirahat. Besok kamu boleh menemani Ayah," "Y

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN