"Jacob?!" Aku tidak percaya pada apa yang sedang aku lihat saat ini. Jacob. Iya, Jacob. Teman.. bukan. Siswa baru di kelas kami yang terkenal aneh dan menjengkelkan, ternyata adalah tetangga baruku. Tetangga yang tinggal di samping rumahku. Bahkan kami berbagi sebuah dinding! Jacob melihatku dengan wajah datar, meski sempat ia menghentikan langkahnya. Lalu ia kembali melangkah dan mengenakan sepasang sepatu hitamnya bagai tidak terjadi apa pun. Seakan aku tidak ada. Aku yang masih terkejut, tetap berdiri seperti patung di depan pagar rumahnya dengan mulut nyaris menganga. Jacob selesai mengenakan sepatu dan berjalan menuju pagar, membukanya, melangkah keluar, lalu menutup pagar itu. Jacob berjalan melewatiku yang melongo sambil memperhatikan setiap langkah yang ia lakukan. Lucu sek

