BAB 44 - Wrong Target

1595 Kata

Bagai terkena sengatan benda tajam, Julia meringis sambil memegangi lengannya kuat-kuat. Ia hampir saja jatuh terduduk jika tak segera menahan berat tubuh dengan menggunakan lutut kanannya.    Dengan langkah agak tergesa, Jhonas dan Mike menuju arena tembak dan segera menghampiri Julia.    “Medis!” titah Jhonas setengah berbisik pada Mike yang segera melakukan komunikasi dengan HT kepada kelompok medis untuk secepatnya datang ke arena.    “Aku tidak apa-apa,” kata Julia yang kini telah mampu berdiri dengan tegap walau tetap memegangi lengannya yang mulai mengeluarkan darah.    Tak berselang lama, para medis datang. Jhonas memerintahkan mereka untuk membawa Julia ke ruang perawatan dan meminta gadis itu untuk mengakhiri latihan.    “Aku akan menemuimu nanti,” ucap Jhonas ketika Julia b

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN