Bagian Dua Puluh Delapan

1119 Kata

Calya duduk bersila di atas sofa dengan tangan kanan yang memegang remote. Matanya terarah pada televisi yang menayangkan disney princess favoritnya. Snow white.   "Kak Cal, orang tua kakak didepan."   Calya menghembuskan  napasnya, akhirnya saat yang ia tunggu pun tiba. Calya melangkah keluar dan menghampiri orangtuanya.   "Kamu kenapa sih nak?" tanya Sagita tanpa basa basi dan menatap Calya lelah. Jangan tanya mengapa kedua orangtua Calya tau keberadaan anaknya. Papanya memiliki intel yang kuat.   "Calya gak suka Ma kalau jabatan Papa di bawa-bawa. Seolah yang Calya lakukan itu salah" ucap Calya mengeluarkan uneg-unegnya.   "Dengan kamu kabur begini, masalahnya akan semakin pelik. Nama Arion juga tercoreng di batalyon. Bahkan besok ia harus menghadap pada Papa" jelas Sagita

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN