Part 10

1504 Kata

 Matahari sudah bukan malu-malu lagi dalam menyinari bumi, bahkan sudah menerangi,  panas kali ini cukup menyengat bagi mereka yang bekerja di lapangan. Usai memastikan Aditya berangkat bekerja ia minta izin untuk berleha-leha barang sejenak dirumah yang dulunya memberikan warna untuknya. “masih tidur kamu Ca?” tanya Nadine menghampiri sang putri “abisnya kangen udah lama banget Ica gak ada di kamar ini” “sykurlah sekarang kamu sudah bebas keluar masuk rumah ini, tapi justru umma yang canggung masuk kamar kamu” “hehe masa sih umma” Nadine mengangguk yakin membereskan kain yang berserakan dilantai kamar sang putri “kamu masih sering begini?” protes Nadine pada kebiasaan anaknya “Cuma di kamr ini aja kok umma, berasa kembali gadis kalau di sini” Puk “sakit umma” protes Alisya setela

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN