Perjuangan Aditya bertemu dengan anaknya akhirnya menemukan ujung, tak terbendung air matanya mengalir begitu saja saat wajah polos milik Ayesha mengecup pipinya, putrinya begitu besar hati menerimanya, mungkin Ayesha belum mengerti hubungan seperti apa yang dijalani orang tuanya, dan Mahesa begitu pandai menjaga hati anaknya, sehingga anaknya tak merasa kehilangan sosoknya. “berarti papa bisa tinggal disini sama ayesh, mama, nekma, dan juga kakek?” tanya Ayesh dengan mata berbinar. Kontras dengan Aditya yang tak tau harus menjawab dengan apa, perasaan laki-laki itu retak tak berbentuk, ia ingin mengangguk tapi takut membohongi putrinya yang akan justru lebih pedih untuk anaknya, begitu juga sebaliknya anaknya akan terluka dipenuhi tanda tanya yang juga tak akan bisa ia mengerti diusiany

