terbangun dari tidur kemudian bisa menatap wajah Aditya tanpa beban adalah keinginan sederhana yang Alisya inginkan. Mendekap lembut kulit hangat laki-laki itu dipagi hari adalah kesukaanya akhir-akhir ini, Alisya akan betah berlama-lama membenamkan wajahnnya pada bahu telanjang milik suaminya. “bangun lah aku tau kamu sudah bangun” “aku suka aroma tubuh kamu” cengir Alisya memainkan otot lengan suaminya. “begitu yah? Padahal aku belum mandi” Alisya tak perduli bahkan membuka lengan suaminya untuk ia jadikan bantalannya membuat ia semakin nyaman untuk berlama-lama disana. “memangnya kamu hanya mau menghabiskan satu hari ini dengan tiduran sambil memelukku?” tanya Aditya membalas memeluk istrinya. Alisya meresponnya dengan mengangguk dalam pelukan Aditya. Mengetahui itu Aditya menarik

