Entah sudah berapa banyak potong brownies yang dihabiskan oleh Alisya. Padahal perempuan itu awalnya tidak terlalu menyuai makanan manis. “maaf yah mbak, brownies kamu habis setengah loyang” cengir Alisya tak berdosa dengan mulut berisi. “gak papa, kan memang dibuat untuk kamu, mas Al juga tidak terlalu menyukai makanan manis. Untuk yang lain aku juga udah siapin kok” “mas Al sama yang lain belum datang yah mbak?” tanya Alisya lagi-lagi dengan mulut penuh. Brownies buatan Rere tak seenak buatan ummanya atau siapapun, namun kali ini brownies itu terasa dimulut Alisya. “belum, masih pada dijalan kayanya” jawab Rere dari dapur menyelesaikan pekerjaannya. “kira-kira kenapa yah mbak? Kenapa mas Al ngumpulin kita semua?” tanya Alisya yang sudah tidak sabar untuk menanyakan maksud Alvian

