Tidak ada penanda waktu di dalam kamar isolasi Reyga, jadi ia tidak tahu pukul berapa ia dijemput kembali oleh dua orang tentara berseragam hitam. Ia diantarkan ke ruangan John, dan John menyambutnya dengan ramah dan juga tidak sabaran. "Duduk, Nak," pinta John berulang kali, dan juga sudah meminta borgol Reyga dilepaskan. Reyga duduk, lalu ia memandang jam dinding. Ternyata ia diisolasi kurang lebih selama 1 jam. Apakah selama itu mereka sudah menyiapkan segalanya seperti yang mereka maksud? John berdiri, lalu mendekati Reyga, membukakan dokumen di depan Reyga. "Ini adalah berkas formalitas namun penting untuk kamu isi." "Bagaimana dengan keluarga saya?" "Oh ya," John mengangguk gugup. "Yang saya tahu mereka sudah berlayar ke Sulawesi, apakah di sana ada keluarga?" "Ya, keluarga Aya

