Hari Ketujuh (5/5)

1289 Kata

Reyga kembali berada di ruangan John Harlan, dengan tangan kembali diborgol, dan lebih parah, kaki dan tubuhnya diikat ke kursi. Pintu menjeblak terbuka dan sekelompok orang memasuki ruangan, orang berjalan paling depan bukan John Harlan, melainkan seorang pria yang lebih muda daripada John, kini duduk di kursi John, berhadapan dengan Reyga yang melotot. Pria itu sangat asing, berwajah runcing, matanya besar dan hitam, dan rambutnya diklimis rapi. "Jadi kamu yang bernama Reyga itu?" Pria itu tersenyum ramah, namun terasa ada yang aneh di balik senyumnya itu. "Baiklah, sekarang saatnya menandatangani berkas," ujarnya, menunjuk pada dokumen yang masih berada di meja, di depan Reyga. Reyga tetap diam, masih melotot pada pria itu. "Oh ya, kamu pasti tidak mengenal saya," pria itu menge

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN