Hari Kelima (1/5)

1725 Kata

"Kamu tahu nggak, kenapa nggak ada mayat satu pun di jalanan?" Reyga nyaris tersedak ketika mendengar pertanyaan Karin di tengah-tengah waktu sarapan. Ia terbatuk-batuk, menyingkirkan piringnya dan dengan kelabakan mencari-cari air minum. Bayu dengan senang hati membantunya dengan memberikan botol air minum. Ia segera meneguk air untuk meredakan tenggorokannya yang tegang akibat terbentur makanan dan keterkejutannya. Tampaknya Karin tidak begitu peduli dengan reaksi Reyga, ia kembali melanjutkan. Tentu saja dengan suara berbisik. "Itu karena para maligon menyingkirkannya, lalu menumpuknya di suatu tempat." kata Karin. "Aku rasa meski kecerdasan otak mereka menurun, tetap masih ada pola yang bisa mereka pelajari. Hewan aja bisa belajar jika diajarkan. Seperti anjing yang bisa disuruh dud

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN