Gabriel melayangkan tatapan tajam penuh amarah pada Luna dan langsung mencengkram wajah gadis itu sekali lagi, menekan pipi gadis itu hingga kuku-kuku jari Gabriel menancap di pipi Luna. "Aku ingin sekali menghancurkan wajahmu sampai Alex jijik menatapmu. Tapi aku tidak bisa melakukannya sekarang karena bisa jadi Alex telah memburuku." Gabriel merendahkan wajahnya dan menatap manic Luna lekat, "Nikmati kesendirianmu di ruang sepi, gelap dan penuh dengan sarang binatang ini, Luna. Jika kau beruntung kau akan menikmati kejutan lain esok pagi." Gabriel lantas bangkit, merapikan penampilannya yang acak-acakan sebelum akhirnya pergi meninggalkan Luna dalam kesendiriannya. Gabriel berkendara cukup jauh sebelum akhirnya sadar bahwa dia masih membawa ponselnya yang pastinya Alex bisa melacak lo

