"Tuan Alex?!" Luna mengeraskan suaranya, menatap penuh antisipasi pada sosok yang terlihat datang ditengah kegelapan. "Tuan Alex, apakah anda datang untuk menyelamatkan saya?" tidak ada jawaban dari sosok itu, desah lega dan senyum lega terbit di bibirnya yang bergetar, "Terima kasih, Tuan. Terima kasih sudah mau datang menolong saya." Namun dalam sepersekian detik senyum gadis itu luntur saat wajah pria bersepatu berat itu mulai menampakkan wajahnya dengan jelas pada Luna. 'TIDAK!' jantung Luna bergetar dengan keras, rasa takut kembali menguasai saat sosok yang tidak ingin dia lihat justru berada didepannya. "Kenapa diam? Kau mengharapkan Alex datang menemuimu? Memangnya kau sepenting itu bagi Alex?" Ben mendekati Luna dan berjongkok didepan gadis itu, "Sebagai seorang lacur murahan,

