"Kau bilang kau akan melakukan apapun untukku jika aku membayarmu dengan imbalan yang sepadan, kan?" Gabriel duduk di bangku kemudi dengan pandangan lurus kedepan, menatap macetnya lalu lintas yang tiada henti. "Kali ini saya minta 3 kali lipat dari bayaran biasanya." ucapan yang keluar dari bibir pria bernama Dewa Chandrawinata itu membuat Gabriel melirik pria itu lewat ekor matanya. "Ternyata kau sudah mulai licik, memanfaatkan orang semau hatimu untuk dapatkan imbalan." sudut bibir Gabriel naik dengan tawa sumbangnya. "Bukankah kali ini tugas saya cukup berat jadi wajar saya meminta imbalan berkali-kali lipat." "Ah jadi kau sudah tahu tugasmu." "Saya punya telinga untuk mendengar apa yang anda dan teman anda bicarakan." "Baiklah kalau begitu. Kita lakukan rencana kita malam ini.

