79.🔞

1118 Kata

"Saya beri waktu untukmu bicara." Alex mendudukkan Luna dikamar gadis itu, menatapnya tajam dengan tangan bersendekap, menanti jawaban keluar dari bibirnya. "Maaf, apa maksud anda. Saya tidak mengerti." Luna tersenyum dengan ekspresi terpaksa. "Saya bilang sebelumnya kalau kau tetap pandai menyembunyikan sesuatu. Aktingmu jelek, Luna." Alex bukan orang bodoh untuk tidak tahu berbagai perubahan ekspresi Luna yang tiba-tiba pucat ataupun getar hebat tangan gadis itu dibawah meja, "Katakan apa yang kau sembunyikan!" "Tidak ada yang saya sembunyikan." Luna terdiam sesaat, "Saya hanya tidak nyaman dengan keberadaan Tuan Ben disekitar saya." gadis itu bicara dengan menggigit bibirnya keras. "Hanya seperti itu?" Alex tertawa pelan dan mendekati Luna, mengurung tubuh gadis itu dengan kedua len

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN